A.
Latar Belakang
Pendidikan karakter di
lembaga pendidikan mendapat perhatian yang cukup serius untuk diterapkan.
Penerapan pendidikan karakter melalui Lembaga pendidikan dianggap
sebagai sebuah
upaya yang bersifat preventif
dalam
membangun generasi baru
bangsa yang lebih
baik. Melalui pendidikan
karakter diharapkan dapat mengembangkan
kualitas generasi muda bangsa
dalam berbagai aspek
yang dapat berkiprah dalam percaturan membanggakan di
tingkat internasional. Selain itu dengan pendidikan karakter diharapkan dapat memperkecil dan
mengurangi penyebab berbagai masalah dalam kehidupan nyata.
Asosiasi
Pengajar Bahasa Indonesia (APBI) bekerja sama dengan Program Studi Pendidikan
Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Pakuan merasa perlu mempersiapkan
berbagai pendekatan dan strategi dalam membuahkan model pembelajaran berbasis
pendidikan karakter. Guru
dan dosen sebagai
salah satu komponen ujung tombak
di dunia pendidikan memiliki peran yang sangat strategis dalam membantu
membimbing dan mendidik karakter anak didiknya. Guru dan dosen dapat menerapkannya dalam
berbagai aktivitas pembelajaran. Sebagai mana telah disampaikan oleh pihak
Pusat Kurikulum Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bahwa wujud pendidikan karakter
bangsa bisa diterapkan
dalam aktivitas pembelajaran dalam setiap mata pelajaran sebagai
bahan atau media untuk mengembangkan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa.
Untuk itu diperlukan masukan-masukan atau model yang dapat menjadi acuan para
guru dalam perwujudannya di kelas.








