Himpunan
Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia (Hima Diksatrasia) kembali menggelar kegiatan
besar yang rutin dilaksaakan setiap tahun, Apalagi kalau bukan Liga Bahasa dan
Sastra Indonesia (Libasta). Tepat pada hari Sabtu tanggal 6 April menjadi hari
penting LIBASTA (Liga Bahasa dan Sastra Indonesia). Minggu pertama diwarnai
dengan debat bahasa babak penyisihan dengan enam sesi yang mengikutsertakan
semester 2, 4, dan 6.
Debat babak
penyisihan ini dinilai oleh tiga orang juri yang merupakan dosen di jurusan
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unpak. Ketiga juri itu adalah Ibu
Yolanda Ariani Septian, M. Pd., Ibu Efvi Yunitasari, S. Pd., dan Ibu Siti
Chodijah, M. Pd.
Ada enam
kelas yang masuk semi final 6A,6D,4A,4B,4D,2B. Tutur kata yang baik dalam
mengemukakan pendapat memberi nilai lebih bagi mereka yang lolos menuju final.
Enam kelas yang bertarung itu meloloskan tiga kelas di final yaitu; 6A, 6D, dan
4D. Menjadi guru bahasa dan sastra Indonesia sangat mudah merupakan tema
pamungkas pada sesi final yang dimoderatori oleh Hasan Sadili.
Sebelum
pengumuman pemenang debat, masih ada rangkaian kegiatan yang dilaksanakan Hima
Diksatrasia, PBS Indonesia, FKIP-Unpak. Siang itu Lomba Cerdas Cermat digelar.
Empat puluh peserta yang meramaikan LCC ini membuat meriah acaranya yang
dipandu oleh Ibu Yolanda Ariani Septian, M. Pd.








0 komentar:
Posting Komentar